TRANSFORMASI MATA PENCAHARIAN DI ERA GLOBALISASI

Standard

Mata pencaharian merupakan aktivitas manusia untuk memperoleh taraf hidup yang layak dimana antara daerah yang satu dengan daerah lainnya berbeda,sesuai dengan taraf kemampuan penduduk dan lingkungan tempat tinggalnya,penduduk biasanya akan memanfaatkan sumber alam disekitar mereka.Pada awalnya  mata pencaharian  masyarakat di dunia adalah mata pencaharian yang sangat tradisional yaitu dengan memanafaatkan hasil dari alam seperti :berburu dan meramu,beternak,bercocok tanam di ladang,menangkap ikan, dan bercocok tanam menetap dangan irigasi.Seiring perkembangan jaman mata pencaharian tersebut mulai berubah, di era globalisasi ini.Banyak para petani, nelayan mulai beralih profesi sebagai buruh pabrik karena pada saat ini banyak berkembang industri-industri, dan masyarakat mulai meninggalkan sistem mata pencaharian tradisional mereka, mungkin lebih tepatnya bukan meninggalkan tetapi dengan menambah pekerjaan sampingan mereka yaitu bertani dan menjadi penjahit, supir, dan lain sebagainya.Dari perkembangan sistem mata pencaharian di era globalisasi ini tentunya terdapat dampak positif dan negatif.Di bawah ini akan di jelaskan mengenai dampak-dampak tersebut :

Dampak positif dari perkembangan sistem mata pencaharian  di era globalisasi ini adalah masyarakat tidak hanya  tergantung  pada sektor petanian,peternakan, ataupun menangkap ikan saja,karena dalam hal ini di samping masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dengan bercocok tanam,beternak,berburu atau meramu ataupun menangkap ikan tetapi  juga bisa dengan bekerja menjadi buruh pabrik, seiring dengan banyak bermunculan industri-industri baru,mereka juga beralih profesi dengan menjadi supir, penjahit, guru, dan lain sebagainya, yang tentunya dapat meningkatkan penghasilan mereka. penyerapan tenaga kerja juga semakin banyak dengan adanya industri-industri yang banyak bermunculan di era globalisasi ini,yang khususnya industri-industri tersebut banyak muncul di perkotaan. Dengan adanya industri-industri ini pendapatan perkapita masyarakatpun  akan mengalami paningkatan. Tidak hanya di bidang industri saja,tetapi juga dengan semakin berkembangnya pola pemikiran manusia, teknologi-teknologi canggihpun juga mulai banyak di ciptakan di era globalisasi ini. Sistem mata  pencaharianpun mulai berubah seperti: guru,dokter,pengacara,sopir,penjahit, dan lain sebagainya.Dalam era globalisasi masyarakat dituntut untuk tidak hanya nenggunakan tenaganya saja dalam hal memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi mereka juga harus mampu berfikir modern untuk mengimbangi perkembangan jaman.Dalam sektor pertanianpun saat ini juga sering diimbangi dengan teknologi-teknologi yaitu seperti sistem kultur jaringan.Sistem ini banyak digunakan pada pekebunan-perkebunan di dunia,dengan adanya sistem ini, petani tidak akan lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh bibit-bibit unggul, dengan menggunakan sistem ini petani hanya membutuhkan satu bibit tanaman yang kemudian akan dikultur  menjadi seribu bibit baru, namun dengan  ini juga petani akan mengalami kesulitan dalam hal modal untuk membeli alat-alat yang akan di pakai  pada  sistem ini, yang tentunya biayanya tidak sedikit.

Dalam transformasi ini juga menimbulkan  banyak dampak negatif, yaitu mulai menghilangnya lahan-lahan pertanian untuk dijadikan lahan industri,sehingga banyak masyarakat yang belum beralih sistem mata pencahariannya, yaitu para petani akan terancam kehilangan mata pencahariannya,dalam hal ini tentunya tidak semua petani merubah profesinya, dengan semakin menyempitnya lahan pertanian menyebabkan hasil produksi semakin menyempit juga, akibatnya pemerintah sering mengimpor hasil pertanian dari luar negeri, padahal, di negara kita ini hasil buminya sangat berlimpah kalau saja lahan pertanian tidak di persempit serta apbila para petani mampu  memaksimalkan hasil pertanian mereka dengan kualitas yang bagus.Limbah dari hasil produksi industri-industri tidak jarang juda dibuang di sungai-sungai akibatnya para nelayan di pinggiran sungai mengalami kesulitan untuk menangkap ikan, karena limbah tersebut banyak ikan yang mati, sehingga nelayanpun harus beralih profesi.Dengan banyaknya industri-industri baru, urbanisasipun tidak dapat dihindari, masyarakat yang awalnya hanya mengandalkan hasil bumi mulai pindah ke kota untuk mencari pekerjaan, banyak dari mereka  yang bekerja sebagai buruh pabrik, akibatnya  dari urbanisasi penduduk ini menyebabkan kepadatan  penduduk dikota, yang semulanya banyak industri yang memerlukan tenaga kerja, karena kepadatan  penduduk akibatnya peluang tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaanpun semakin sempit, sehingga para penduduk yang sudah terlanjur berada di kota dan belum mendapatkan pekerjaan tidak memiliki biaya untuk kembali ke daerah asalnya, akibatnya mulai timbul masalah-masalah sosial,seperti:tingginya tingkat pengangguran yang mengakibatkan banyak muncul gelandangan,  serta banyak terjadi tindak kejahatan, karena minimnya kemampuan yang mereka miliki mereka hanya bisa bekerja sebagai buruh pabrik,supir, dan lain sebagainya.

transformasi mata pencaharian di era globalisasi ini mempunyai banyak kelebihannya karena masyarakat tidak hanya mencukupi kebutuhan hidupnya dengan, meramu atau berburu, menangkap ikan, bercocok tanam saja,karena semakin  banyaknya mata pencaharian baru yang berkembang di masyarakat.Dengan beragamnya mata pencaharian saat ini tentunya masyarakat lebih memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, namun kenyataanya pada era globalisasi ini masyarakat  mengalami kesulitan dalam hal mencari pekerjaan, apakah hal ini disebabkan karena angka kelahiran yang semakin meninggi atau terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi sulitnya mencari pekerjaan di era globalisasi ini.Dengan banyak bermunculannya mata pencaharian baru,dalam hal ini seperti Indonesia masyarakatnya cenderung menjadi pekerja kasar disebabkan karena minimnya pendidikan mereka,namun menurut saya pendidikan bukanlah faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya seseorang, banyak pengusaha yang tidak sempat mengenyam bangku pendidikan mengalami sukses yang luar biasa,tergantung pada diri kita mau atau tidak untuk bekerja keras.Dengan banyak bermunculannya industri-industri baru diharapkan penyerapan tenaga kerja semakin banyak, karena pola pikir  masyarakat yang semakin  maju, saat ini masyarakat tidak hanya bekerja sebagai pekerja kasar.Banyak profesi yang lebih modern bermunculan dengan mulai meningkatnya taraf  pendidikan yang telah mereka terima, dengan demikian profesi seperti guru, dokter, pengacara,ABRI,  saat ini banyak digemari.Pada saat ini pendidikanpun sudah menjadi hal yang umum dibandingkan dengan pada jaman sistem mata pencaharian tradisiaonal,karena pada waktu itu masyarakatnya masih belum mengenal pendidikan sehingga mereka hanya mampu mengolah hasil alam saja, oleh karena itu banyak profesi-profesi saat ini yang mengandalkan pikiran,tidak hanya menggunakan tenaga mereka untuk mencukupi kebutuhannya.Teknologi-teknologi canggih banyak diciptakan di era globalisasi ini, pemikiran manusia tentang teknologipun  sudah jauh berkembang dibandingkan dengan jaman dulu.Pada transformasi mata pencaharian di era globalisasi ini, masyarakat cenderung mulai berpikir maju mereka banyak memanfaatkan keahlian mereka untuk mencari pekerjaan dan juga dari pendidikan yang mereka terima.Dengan modal tersebut pada era globalisasi ini mereka sudah mampu untuk mencari pekerjaan dengan kategori sedikit mengeluarkan tenaga tetapi lebih banyak menggunakan otak.Dengan hal ini mata pencaharian masyarakat sudah jauh berkembang.Masyarakat pada saat ini tidak hanya tergantung pada hasil bumi saja, mereka juga dapat bekerja di lain profesi mereka dengan tetap bercocok tanam, jadi mereka tidak hanya nengandalkan hasil dari pertanian mereka saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Banyak juga masyarakat yang minim keahlian atau pendidikan memutuskan untuk bekerja di luar negeri atau sering disebut juga TKI,kebanyakan dari mereka di sana  menjadi pekerja kasar seperti pembantu rumah tangga, tidak jarang juga terjadi kasus-kasus penganiayaan yang dilakukan majikan kepada para membantunya, tidak jarang juga mereka meregang nyawa di negeri orang, namun sampai saat ini masyarakat masih banyak yang meminati pekerjaan ini.Pedagangan dalam era globalisasi ini juga mengalami banyak perubahan, yang awalnya pada masyarakat tradisional melangsungkan perdagangan mereka dengan cara tukar-menukar barang dagangannya atau barter saat ini sudah jauh berkembang, pada awalnya mereka melakukan transaksi di  pasar-pasar, namun pda saat ini banyak berdiri pertokoan-pertokoan besar dan tidak jarang pula masyarakat mulai meninggalkan pasar-pasar tradisional, akibatnya perdagangan saat ini banyak dikuasai oleh pihak -pihak swasta, dengan barang-barang yang dijual di took-toko besar tersebut tentunya masalah hargapun sangat berbeda jauh bila dibandingkan dengan harga pasar. Masyarakat sering menganggap barang-barang yang di jual di pertokoan lebih bekualitas jika dibandingkan dengan barang yang di jual di pasar-pasar tradisional, padahal belum tentu juga barang yang dijual di toko kualitasnya lebih bagus.Dengan demikian pola pikir masyarakatlah yang sudah banyak berubah.Dengan cara meminimalisir dampak negative dan mengoptimalkan dampak positif tentunya akan semakin memajukan perekonomian masyarakat.Berburu dan meramu merupakan mata pencaharian yang sudah ditinggalkan,system mata pencaharian ini seiring berjalannya waktu sudah sangat jarang di temui pada era globalisasi ini, adapun masyarakat yang masih menggunakan system ini keberadaannya sangat sulit untuk di jangkau, biasanya terdapat pada suku-suku pedalaman.Transformasi di era globalisasi ini lebih menguntungkan masyarakat karena semakin banyaknya profesi-profesi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupmya, karena pada jaman globalisasi ini biaya kebutuhan hidup semakin tinggi atau semakin mahak, oleh sebab itu banyak orang yang tidak hanya memiliki satu mata pencaharian saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka sering mencari pekerjaan sampingan  sebagai pendukung pekerjaan utama mereka, pada saat ini banyak terdapat wanita-wanita karir yang juga ikut membantu perekonomian keluaraga, jadi di era gtlobalisasi ini tidak hanya laki-laki saja yang bekerja, tetapi saat ini perempuan bekerja sudah menjadi hal yang biasa di tengah masyarakat, dengan semakin mahalnya biaya hidup di era globalisasi ini apabila hanya mengandalkan hasil kerja dari laki-laki saja mungkin tidak akan cukup, oleh sebab itu banyak wanita karir saat ini, namun tentunya sebagai wanita karir seorang perempuan dituntut untuk dapat mengimbangi dalam hal pekerjaan dan  rumah tangganya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s